B A C K G R O U N D

Minggu, 30 Juni 2013


11 Fakta Mencengangkan Tentang Amerika (AS)

Mulanya saya sulit percaya menyimak kemarahan para patriot Amerika ketika mengungkap apa yang sesungguhnya terjadi di Amerika. Mereka yang marah kebanyakan ahli sejarah, veteran perang, dan aktivis antikekerasan dan anti kebobrokan pengadilan. Mereka mengungkapkan fakta-fakta yang bagi orang di luar Amerika sungguh mencengangkan. Mereka menghendaki dengan fakta riil itu mendorong anak bangsa Amerika sadar lalu bangkit dari keruntuhan yang sedang merayap. Walau sudah amat terlambat.

Berikut ini fakta-fakta yang berkumandang deras di radio talk, jejaring sosial, dan LSM di Amerika:

1) Generasi Muda Amerika Bodoh Bodoh: Sudah jauh dari ilmu, moral dan penelitian. Mereka tiap hari sukanya mengikuti berita tentang selebriti sexy, yaitu berpakaian apa dan melepas pakaian bagian mana. Makanya keok bila ikut lomba sains lawan Asia.

2) Warga Amerika Buta Tentang Dunia Luar: Kebanyakan orang Amerika buta dunia luar. Contoh: bekas calon wakil presiden Sarah Palin mengira Rusia dan Iran adalah negara tetangga dekat Amerika. Mengira Pulau Bali tidak ada hubungan dengan Indonesia.

3) Amerika Miskin Demokrasi dan Miskin Hak Azazi Manusia: makin banyak aturan yang membuat rakyat dikekang dan dibungkam. Mirip jaman Uni Sovyet dan Orde Baru Indonesia. Rakyat bisa ditangkap kapan saja tanpa batas waktu. Harta benda bisa disita negara kapan saja bila negara tidak suka. Siapapun yang melawan penguasa dimasukkan dalam daftar teroris dalam negeri. Tokoh publik yang berani mengkritik Yahudi akan dicap antisemit dengan resiko: dipermalukan, dipenjara, dipecat, hingga dibunuh.

4) Amerika Dijajah Israel dan Inggris: Pemerintah dan wakil rakyat Amerika dikendalikan oleh tokoh elit Yahudi Israel dan aristokrat Inggris. Pemerintah dan wakil rakyat Amerika hanya boneka yang mengabdi kepada penguasa asing. Mereka kebanyakan Yahudi pemilik doble kewarganegaraan Amerika-Israel, namun lebih loyal kepada Israel.

5) Pengadilan Amerika Sangat Kotor Rekayasa: untuk menjadi hakim harus nyogok $50 ribu hingga $1 juta tergantung kedudukan. Keputusan hakim tergantung uang suap. Ini rutin terjadi pada pengadilan perkara besar.

6) Pemimpin Amerika Menikmati Bisnis Narkotik Terbesar Di Dunia: di Amerika Latin dan Afganistan bisnis narkotik dikuasai bekas presiden Amerika.

7) Pemimpin Amerika Terlibat Jaringan Ritual Setan, Homoseks serta Pedophile: Di Universitas Yale dibentuk kelompok Skull and Bones. Mereka adalah calon pemimpin bangsa, dilatih praktek homoseks di dalam keranda di tempat yang disebut Tomb. Lalu ada ritual pemujaan kepada setan melalui pengorbanan anak anak (child abuse). Pengakuan Katharine “Kay” Briggs adalah salah satunya.

gaul Semua Media Masa Besar Amerika Dimonopoli Pengusaha untuk Menipu Publik: media masa besar tidak bisa dipercaya untuk mengungkap kebenaran. Contoh: 200 pembunuhan politik dalam 20 tahun terakhir. Mereka tutup mulut dengan menerima sogokan jutaan dollar. Mirip jaman Orde Baru Indonesia ketika terjadi tragedi Tanjung Priok, Pembunuhan Marsinah dan Dewi.

9) Rakyat Amerika Tidak Berhak Memilih Presiden: Terbukti tahun 2000 yang menang Al Gore, tapi yang diangkat adalah George Bush atas keputusan 5 Hakim Agung melalui rekayasa. Media masa tutup mulut dengan menerima sogokan.

10) Kemiskinan Melanda Amerika. Tahun 2012 di New Meksiko ditemukan anak anak miskin tiap hari makan daging tikus.

11) Korupsi di Amerika Luar Biasa Hebatnya: sudah lenyap kas negara $2,7 trilyun oleh korupsi militer Pentagon. Sudah kabur $7 trilyun dikorupsi penguasa bank sentral dan bank bank raksasa. $800 milyar dollar uang palsu dicetak sendiri oleh bank sentral Amerika (federal reserves). Hutang negara tak terkira, Amerika diambang bangkrut. Hanya akal bulus ngajak perang negara lain yang jadi pelipur lara. Media masa tutup mulut dengan menerima sogokan.

Demikianlah, mudah mudah menjadi pelajaran bagi para orang tua, pendidik, dan pemimpin bangsa. Agar tidak mencekoki generasi penerus dengan hal hal yang akan meruntuhkan masa depan bangsa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar